Tips Merawat Motor Klasik

Sebenernya tutorial memelihara motor klasik gak rutin semahal itu loh,  Siapa sih yg gak demen ngeliat motor yg telah berusia puluhan tahun, tapi tetap mulus serta meraung di jalan? Reseup banget kan ngeliatnya? Bikin kita mikir, “Wah, perawatannya tentu mahal tuh…” TRUS apa yg wajib dilakukan!



1. Mencegah lebih baik dari mengobati

Bukan, ini bukan ngomongin badanmu. Untuk motor tua mungkin terbukti butuh perhatian lebih dari motor-motor baru yg berkeliaran di jalan raya, tapi gak rutin berarti lebih mahal.


Rawat baik-baik motormu, perhatikan dengan akurat setiap bunyi serta getaran yg dihasilkan, serta cepat bereaksi dikala motormu memperlihatkan tanda-tanda ada yg salah. Pastikan rantaimu tak menggesek faktor lain tidak hanya gearnya, tak ada bunyi kasar dari dalam mesin, serta bunyi knalpotmu tak diiringi letupan-letupan yg tak seharusnya ada.


2. Spare part orisinil itu sepadan dengan harganya

Pertimbangan spare part itu rutin sehingga pemikiran yg paling bikin ragu untuk mempunyai motor tua. Menurut tak sedikit montir bengkel, spare part original itu terbukti biasanya lebih mahal 20%-30% dibanding spare part KW. Akan tetapi, umurnya dapat 3 kali lebih panjang ketimbang spare part KW.


Ambil contoh kampas kopling set honda tiger itu Rp. 100.000 per set, sedangkan yg KW dapat kurang lebih Rp. 60 – 70 ribu. Beda harga sedikit, tapi umur jauh berkurang. Pilih yg mana?


Dengan begitu, kamu keluar agak lebih tak sedikit di awal, tapi lebih sehat ke dompetmu di jangka panjang. Gak seru kan jikalau motormu segar bugar tapi dompetmu telah batuk batuk siap dijemput ajal?


3. Rajin mengganti pelumas

Pelumas merupakan darah yg mengalir di jantung motormu. Kebayang apa yg terjadi kalo pelumas yg harusnya telah diganti, tapi dibiarkan sampai hitam pekat?


Awalnya, pelumas yg telah melalui batas penggunaan akan memperberat kerja mesinmu. Kalau ditelantarkan, pelumas yg telah menghitam pekat bakal mengikis motormu sampe wajib masuk ke Unit Gawat Darurat di bengkel terdekat.


Semudah keluar uang kurang lebih Rp. 30 – 50 ribu per bulan (tergantung oli yg kamu gunakan yaa) serta motormu akan senantiasa ada dalam keadaan prima untuk bawa kamu kemana pun yg kamu mau. Belum lagi uang yg dapat kamu simpan sebab gak butuh bolak-balik ke bengkel.


4. Jauhi motormu dari karat

Karat. Gak ada satupun mesin di muka bumi yg aman dari hantu yg satu ini. Cepat alias lambat, dirinya tentu bakal menjalar di mesinmu. Bakal cepat, jikalau kamu gak rawat motormu baik-baik. Nah, mengingat motormu ini udah cukup berumur, tentu lebih rentan kepada karat ketimbang motor baru.


Upaya pencegahannya? Gampang kok. Malah, dapat sehingga faktor yg seru, apalagi jikalau udah cinta mati sama motornya. Biasanya justru kegemaran nyariin titik karat di tunggangannya. Masalah yg biasanya timbul seusai itu sih biasanya pasangan yg cemburu sebab gak diperhatikan semacam kendaraannya, hehehe.


Rajin-rajin cuci motormu, apalagi seusai lewat daerah yg tak sedikit lumpur serta air. Misalnya, habis kehujanan.


Periksa semua tahap yg bergerak di motormu, semacam gear serta rantai, swing arm, suspensi, as roda, serta rajin-rajin diberi pelumas bila telah mulai mengering. Untuk harga pelumas itu sendiri biasanya kurang lebih Rp. 20 ribuan. Murah kan?


5. Cek pengapian

Bagian yg ini yg butuh sedikit ketelitian, mengingat posisinya cenderung agak tersembunyi dibalik mesin, fairing serta rangkaian kabel.


Mengingat pengapian ini yg dapat bikin motormu nyala, pastinya pemakaian akan terganggu jikalau tahap ini tak terawat. Dari gak nyala, sampe dapat bikin motormu sehingga mudah terbakar serta mungkin dapat meledak (Hiiiiii..)


Nah, mengingat kamu tentu gak akan mau motormu meledak kayak petasan, perawatannya juga gak susah serta gak mahal kok. Periksa dengan rutin aki, platina, busi serta kabel-kabel yg berafiliasi dengan pengapian.


Isi ulang alias ganti aki yg telah habis isinya serta ganti platina serta busi yg telah aus.  Jangan lupa cepat-cepat ganti kabel yg kelihatannya telah terkelupas alias tak menghantarkan listrik dengan baik. Untuk motor bebek serta matic, biasanya harga aki baru berkisar antara Rp. 100 ribu sampai 150 ribu. Dengan aki yg sehat, pastinya semua tahap motor yg memakai listrik semacam lampu, klakson serta starter akan bertujuan sempurna.


Nah, seusai dipikir-pikir, gak sesulit serta semahal yg kamu bayangkan ya? Dan kamu dapat berlenggang di jalan raya dengan motor klasik idamanmu tanpa tak sedikit khawatir soal anggaran perawatan. Pastinya, bikin pengalaman berkendaramu jauh lebih enjoyable!